Langsung ke konten utama

Risiko yang timbul jika terlalu banyak tidur


Pada hari libur, Anda tentu ingin bangun lebih siang daripada biasanya karena Anda tidak harus bersekolah atau bekerja ke kantor. Tidur memang memiliki kenikmatan tersendiri terutama jika Anda sedang merasa lelah. Tidur memiliki banyak manfaat bagi setiap orang. Tidur yang baik bagi orang dewasa adalah 8 jam sehari. Banyak orang telah mengetahui jika seseorang kurang tidur, banyak akibat buruk yang akan terjadi dalam tubuh. Tetapi orang yang terlalu banyak tidur pun akan mengalami risiko buruk. Marilah kita bahas risiko yang timbul karena terlalu banyak tidur.

1. Sakit kepala

Anda pasti pernah mengeluh, "Mengapa saya justru sakit kepala setelah tidur banyak?" Anda mungkin belum tahu bahwa jika Anda kebanyakan tidur, itu dapat berakibat buruk pada neurotransmitter yang ada di otak Anda. Inilah yang mengakibatkan Anda sakit kepala.

2. Diabetes

Anda mungkin tahu bahwa kurang tidur dapat menyebabkan diabetes, tetapi terlalu banyak tidur juga dapat menyebabkan diabetes. Kadar gula dalam tubuh dapat meningkat jika tidur Anda tidak teratur. Para ahli mengatakan bahwa orang yang tidur kurang dari 5 jam atau lebih dari 9 jam memiliki risiko 50% lebih besar terkena diabetes. Oleh karena itu, tidurlah secukupnya, tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit diabetes di dalam keluarganya hendaknya mewaspadai kebiasaan tidur Anda.

3. Obesitas

Karena tidur terlalu banyak, Anda pasti tidak banyak bergerak. Waktu Anda untuk bergerak semakin berkurang akibatnya akan semakin banyak lemak menumpuk di dalam tubuh. Karena kurang bergerak maka pembakaran lemak yang terjadi di dalam tubuh hanya sedikit. Jika penumpukan lemak semakin banyak pada tubuh seseorang, maka tubuh orang tersebut akan menjadi semakin berat, karena itu mereka akan menjadi malas untuk melakukan aktivitas. Inilah yang menyebabkan obesitas atau berat badan yang berlebih. Obesitas dapat menjadi pemicu penyakit-penyakit lain dalam tubuh Anda.

4. Sakit punggung

Sakit punggung tidak hanya disebabkan oleh struktur tempat tidur Anda. Terlalu banyak tidur juga dapat menyebabkan sakit punggung karena Anda tidak banyak bergerak di tempat tidur Anda. Pada saat tidur biasanya tubuh Anda banyak tertumpu pada punggung Anda. Oleh karena itu, orang yang terlalu banyak tidur sering mengeluh sakit punggung. Jangan menyalahkan tempat tidur, Anda tidak perlu membeli tempat tidur baru untuk mengatasi sakit punggung Anda, yang dapat Anda lakukan adalah tidak terlalu banyak tidur.

5. Depresi

Orang yang kurang tidur maupun orang yang terlalu banyak tidur dapat menderita depresi. Orang yang depresi ingin tidur lebih banyak padahal itu justru akan mengakibatkan depresi semakin buruk. Depresi itu sendiri dapat mengakibatkan gangguan-gangguan kesehatan lainnya.

7. Konsentrasi menurun

Tidur terlalu banyak dapat memengaruhi penurunan fungsi sel-sel otak. Jika hal ini sampai terjadi maka Anda tidak dapat fokus dengan apa yang sedang Anda kerjakan.

8. Mengurangi minat bersosialisasi

Karena terlalu banyak tidur maka waktu Anda untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar Anda menjadi berkurang. Anda lebih memilih tidur daripada harus keluar dan berteman dengan orang lain. Karenanya Anda bisa disebut orang yang kurang pergaulan dan hal ini dapat menyebabkan terjadinya hal-hal negatif lainnya bagi kehidupan Anda.

9. Suasana hati yang tidak baik

Terlalu banyak tidur juga dapat menyebabkan suasana hati yang tidak baik. Anda akan mudah marah karena hal-hal kecil saja.

10. Menjadi kurang menarik

Pernahkah Anda bercermin setelah tidur yang terlalu lama? Wajah Anda pasti terlihat sembab dan orang dapat dengan mudah menebak bahwa Anda baru saja bangun tidur. Orang yang terlalu banyak tidur menyebabkan wajahnya terlihat lebih bengkak terutama di bagian mata dan pipi. Anda menjadi terlihat kurang menarik dengan wajah seperti itu.

11. Gangguan jantung

Walaupun penyakit gangguan jantung ini tidak secara langsung menyerang seseorang, tetapi orang yang terlalu banyak tidur memiliki kemungkinan lebih besar terkena penyakit ini.

Sebelum Anda mengalami risiko buruk ini pada diri Anda, hendaknya Anda memulai untuk mengatur jadwal tidur Anda sebaik mungkin mulai sekarang, tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Tidurlah secukupnya sesuai dengan kebutuhan Anda, bangunlah jika memang sudah waktunya untuk bangun. Jangan bermalas-malasan di tempat tidur terlalu lama.

sumber:http://keluarga.com/kesehatan/risiko-yang-timbul-jika-terlalu-banyak-tidur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menilai Orang Lain

Ada cerita yang berkisah tentang bagaimana kita sering salah menilai orang lain. Menilai hanya dari kekuatan, kekayaan, good looking dan hal-hal lainnya.  Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya", ujarnya dengan sinis. Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh. Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih t...

Cinta Yang Tak Terlihat

  Cinta Yang Tak Terlihat   Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? Ketika kita menangis? Ketika kita membayangkan? Itu karena hal terindah di dunia ini tidak terlihat...   Ketika kita menemukan seorang yang keunikannya sejalan dengan kita... Kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA   Ada hal yang tidak ingin kita lepaskan. Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi ingatlah... melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan awal kehidupan baru.   Kebahagian ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari, dan mereka yang telah mencoba...... Karena merekalah yang menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka...   CINTA yang agung, adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya... adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan kamu masih menunggu dengan setia... adalah ketika dia mulai m...

Apa jadinya dengan otak kita yang mengecil?

Intan Lolitasari Penyakit Alzheimer belum banyak orang yang mengetahuinya, tetapi tatkala kemampuan berpikir dan mengingat seseorang semakin berkurang serta fungsi motorik tubuhnya semakin melemah banyak yang menduga itu hanyalah gejala awal dari kepikunan. Alzheimer adalah sebuah gejala atau sindrom yang diawali dengan terjadinya kematian sel-sel otak dalam jumlah besar dan secara bersamaan. Kemudian bila dilakukan CT scan pada otak penderita Alzheimer, maka akan terlihat dengan jelas bahwa volume otaknya mengalami pengerutan dan mengecil dari ukuran normalnya. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa Alzheimer lebih sering menyerang wanita berusia di atas 60 tahun ketimbang pada pria, kemudian tingkat keparahannya akan meningkat dengan sendirinya seiring bertambahnya usia seseorang. Pola makan dan gaya hidup tidak sehat, seperti jarang berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat sewaktu muda, ditengarai menjadi penyebab mengapa seseorang menderita Alzheimer dimasa tuanya. ...