Langsung ke konten utama

Meluapkan emosi secara positif

Manusia tidak bisa terhindar dari hal yang satu ini. Walaupun sudah berusaha untuk sabar namun selalu saja ada hal yang memancing emosi Anda untuk naik serta rasa marah yang kadang-kadang lepas kendali. Akhirnya, hanya penyesalan yang ada. Berikut adalah cara melampiaskan emosi dengan sehat:
  • 1.Tenang dan berpikir positif

    Cobalah cari tempat yang paling tenang yang Anda sukai, kemudian diamlah sejenak, berpikir tenang, kemudian tariklah nafas dalam-dalam beberapa saat dan berusahalah berpikir secara positif mencari solusi dengan nyaman. Ini dapat membantu Anda untuk bertindak bijaksana tanpa harus menyakiti perasaan diri sendiri atau orang lain. Berpikir yang positif akan memancarkan energi yang positif juga. Jika suatu saat Anda sedang marah, coba berpikir sejenak dan katakan ke pada diri Anda sendiri, mengapa dan untuk apa Anda harus marah? Adakah manfaatnya?
  • 2.Menulis

    Bagi Anda yang senang atau hobi menulis, cara ini paling mudah membantu Anda untuk meluapkan emosi Anda. Tuangkan semua rasa kekesalan dan kemarahan Anda yang tak terhankan itu pada sebuah tulisan. Anda bisa menulis dan menuangkannya secara detail pada diari atau buku kesayangan Anda atau blog khusus yang Anda buat untuk privasi Anda sendiri. Banyak orang dewasa ini, ketika sedang dilanda emosi, mereka akan mem-_posting-_nya ke akun sosial media yang mereka punya. Mereka mungkin akan merasa sedikit lega karenanya. Namun, hal tersebut bisa memperburuk keadaan. Semua orang akan mengetahui keadaan Anda sebenarnya, yang seharusnya orang lain tidak perlu tahu. _Posting-_an yang negatif akan menimbulkan pemikiran yang negatif juga bagi orang lain.
  • 3.Curhat

    Anda bisa mencoba untuk berkeluh kesah kepada orang terdekat Anda atau orang yang dapat Anda percayai. Bisa orang tua, saudara, pasangan atau teman dekat Anda. Cobalah bijaksana untuk memilih orang yang mau mendengarkan curahan hati Anda. Mungkin saja Anda membutuhkan arahan atau nasihat dari orang tersebut untuk memberikan jalan keluar agar rasa emosi Anda bisa berubah jadi rasa damai. Walaupun mungkin tidak secara langsung menyelesaikan masalah Anda, tetapi setidaknya komunikasi dua arah tersebut bisa meredakan emosi Anda.
  • 4.Tidur

    Pergilah tidur! Ketika Anda mencoba untuk menutup mata dan tidur, secara tidak langsung emosi atau perasaan marah yang Anda rasakan akan hilang. Dengan tidur Anda membiarkan tubuh dan perasaan Anda untuk beristirahat. Biarkan rasa emosi itu pergi bersama mimpi dan ketika Anda bangun pikiran Anda akan jauh lebih tenang dan jernih.
  • 5.Berdoa

    Apapun kepercayaan dan keyakinan Anda, berdoa merupakan cara paling mudah dan ampuh yang dapat Anda lakukan untuk meredakan emosi. Berdoa akan melegakan hati, pikiran dan jiwa Anda. Efeknya akan membuat hati dan pikiran Anda menjadi teduh dan damai. Secara tidak sadar energi emosi seperti terlepas dari Anda.
    Cobalah fokus pada solusi positif untuk menghindar dari rasa marah atau emosi
  • sumber:http://keluarga.com/pertumbuhan/meluapkan-emosi-secara-positif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anda

Ada berbagai cara untuk meningkatkan daya ingat. Ingatan kita layaknya organ tubuh yang lain yang membutuhkan latihan teratur agar selalu dalam kondisi baik, sebagaimana juga atlet harus melatih tubuhnya untuk menghadapi masa-masa yang sulit. Daya ingat memerlukan pelatihan khusus agar tetap dalam kondisi prima dan kemampuannya meningkat. Ada beberapa cara sederhana, yang dapat anda ikuti untuk menjaga daya ingat anda tetap dalam kondisi prima, dan juga teknik yang benar-benar dapat membantu anda memperbaiki kondisi dan kinerja daya ingat anda. Penyebab-penyebab Berkurangnya Daya Ingat Kualitas daya ingat seseorang tidak hanya tergantung pada pendidikan, lingkungan belajar dan lingkungan fisik di mana ia hidup, tetapi juga pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hidupnya (misalnya kehilangan orang yang dicintai). Ada juga faktor genetik keturunan yang memainkan peran yang sangat penting. Penyebab yang lain adalah: Tidur Ada hubungan langsung antara kurang tidur, insomn...

Sejarah Singkat Doa “Angelus”

Ρutra – putri Bunda Maria! Siapa diantara kita yang tidak mengenal doa “Malaikat Tuhan” atau dalam bahasa latin “Angelus Domini”? Setiap kali lonceng Gereja berbunyi ( pukul 06.00; 12.00; 18.00), kita diingatkan untuk berdoa “Malaikat Tuhan”. Doa Malaikat Tuhan tepatnya didoakan pada Masa diluar Paskah, karena Masa Paskah kita mendoakan “Ratu Surga” atau “Regina Caeli”. Apakah lukisan di atas familiar bagi anda ? Lukisan itu dibuat oleh Perancis Jean-Francois Millet pada abad ke-19, menggambarkan dua petani berhenti bekerja sejenak untuk  berdoa angelus. Doa Angelus ini mengajak kita untuk menghormati Bunda Maria dan karya penyelamatan Allah ( Peristiwa inkarnasi [bdk. “Sabda sudah menjadi daging, dan tinggal diantara kita”) Doa Angelus Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan, bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus. Salam Maria … Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu. Salam Maria … Sabda sudah menjadi daging, dan tinggal di antara kita. Salam Mar...

Lubang Misterius Berisi Nyala Api Muncul

Lubang  yang isinya nyala api ditemukan di lereng bukit dengan kedalaman mencapai 300 meter.  Lubang  itu tepatnya tak jauh dari Urumqi, kawasan Otonomi Xinjiang. Foto itu yang diunggah  Shanghaidaily.com  itu menunjukan seorang pria sedang melihat ke dalam lubang yang tampak berwarna merah. Pemerintah setempat mengatakan, lubang itu diduga terjadi sebab pembakaran spontan lapisan batu bara yang berada di perut bumi. Lubang  itu muncul dan dilihat mata setelah permukaan tanah runtuh karena panas, kata pejabat setempat. Pemerintah memberikan peringatan keras kepada warga agar menjauh dari lubang itu karena panasnya diperkirakan mencapai 800 derajat celcius. Lubang  api memang sudah sering ditemui, seperti  Lubang  Namaskaro yang berada di dasar gunung Namatjall di Islandia. Hanya saja api dari lubang itu berasal dari kejadian vulkanik dan panas bumi gunung berapi.  Lubang  itu selalu mengeluarkan panas dan lumpur mendi...